Selasa, 04 Oktober 2022

Aisyah, Pesilat putri SD Juara Bandung

Aisyah, Pesilat putri SD Juara Bandung

Nama lengkapnya adalah Aisyah Putri Hafidzurrahman, putri  dari pasangan bapak Jaya Saputra dan ibu Rika Yulianti Windriani. Saat ini Aisyah bersekolah di SD Juara Bandung kelas empat. Aisyah tergolong anak yang aktif dan senang bergerak, selain itu Aisyah dikenal sebagai anak yang ramah dan mudah bergaul serta berkomunikasi dengan siapapun. Tidak heran banyak orang yang senang berinteraksi dengan Aisyah.

Sejak kelas satu, Aisyah sudah memilih ekstrakurikuler pencak silat sebagai wadah pengembangan minat dan bakatnya. Di kegiatan ekstrakurikuler pencak silat Aisyah memperoleh pelatihan dasar-dasar pencak silat dan dasar-dasar silat katagori tanding, karena dinilai pelatihnya memiliki kelebihan di katagori tersebut.

Pandemi covid 19 yang melanda Indonesia beberapa waktu yang lalu mendorong semua peserta didik untuk mengikuti pembelajaran jarak jauh demi kesehatan dan keselamatan semua pihak yang terlibat. Begitu pula dengan program latihan pencak silat di SD Juara Bandung dilakukan secara jarak jauh menggunakan aplikasi salah satu aplikasi yang bisa diikuti secara langsung oleh pesertanya. Alhamdulillah Aisyah menjadi salah satu pesilat yang tetap konsisten memilih pencak silat sebagai wadah pengembangan diri, minat dan bakatnya di masa pandemi covid 19. 

Di masa pembelajaran tatap muka dan di masa shaum Ramadhan, Aisyah tidak pernah absen untuk mengikuti latihan yang sudah dilakukan secara offline. Bahkan saat bulan Ramadhan Aisyah mampu mengikuti latihan yang di laksanakan di siang hari.

Alhamdulillah perjuangan Aisyah dalam berlatih dan bertanding membuahkan mendali perak. Tentu perjuangan dan ketekunan Aisyah menjadi teladan untuk kita semua, bahwa apa yang kita cita-citakan harus dilalui dengan proses ketekunan dan kesabaran.

Semoga profil singkat Aisyah ini memberikan kebaikan dan menginspirasi. 




Outbond Juara 2022

Outbond Juara 2022


Pekan lalu, SD Juara menyelenggarakan kegiatan Outbond Juara di tahun ajaran 2022/ 2023. Kegiatan Outbond Juara 2022 ini diadakan dengan tujuan membangun kedisiplinan, kerjasama, dan tanggung jawab, serta melatih keberanian peserta didik. Tema Outbond kali ini adalah "I'm brave I'm great I'm a champion".

Pelaksanaan outbond dilakukan secara bergantian dari hari Senin Sampai Kamis. Diawali di hari Senin yakni pesera didik kelas 2 (dua), hari Selasa kelas 3 (tiga), hari Rabu kelas 1 (satu), dan hari Kamis kelas 4-6.

Outbond yang diselenggarakan di Lembah Cileunyi ini dimulai pukul 07.00 sampai dengan pukul 14.00. Peserta didik berkumpul di sekolah untuk mengikuti kegiatan Go Green dan dilanjutkan dengan sholat Dhuha bersama. Setelah itu, peserta diidk berkumpul di lapangan untuk bersiap-siap berangkat menuju tempat outbond. Sebelumnya, peserta didik telah dibagi menjadi 6-8 kelompok untuk mengikuti setiap kegiatan.

Sesampainya di tempat outbond, peserta didik diminta untuk sarapan terlebih dahulu sebelum melakukan ice breaking bersama kakak pemandu. Berbeda dengan kelas Bawah, peserta didik kelas atas melakukan hiking terlebih dahulu sebelum mengikuti berbagai permainan.

Setelah melakukan ice breaking, peserta didik langsung dibagi menjadi beberapa kelompok dan menuju wahana permainan bersama kakak-kakak pemandu. Setiap kelompok mendapat kesempatan untuk mencoba semua permainan yang ada di Lembah Cileunyi.

Beberapa permainan yang dilakukan peserta didik, disantaranya:

·      Permainan pertama Flying Fox. Permainan ini melatih keberanian peserta didik untuk bisa meluncur dari atas sampai ke tempat berhenti yang sudah disedikan.  

·      Area Playground. Di area ini peserta didik mengikuti beberapa permainan haling rintang.   

§  Permainan Perahu penyebrangan. Permaian ini dilakukan secara berkelompok. Dalam sekali main, perahu bisa dinaiki oleh 2-4 orang untuk menyebrang. Peserta didik nampak senang pada permainan ini karena bisa basah-basahan.

§  Permainan Tali penyebrangan. Permaian ini melatih keseimbangan peserta didik, dimana peserta didik daling seberang dengan temannya dan bersalaman di tengah perjalanan.

§  Selain itu ada permainan Menangkap ikan. Peserta didik diminta untuk mengambil ikan sebanyak mungkin di kolam yang tersedia. Ikan yang ditangkap oleh peserta didik boleh dibawa pulang lohh…

§  Mandi di Kolam. Setelah peserta didik melakukan semua permainan, mereka berkumpul semua untuk bermain air di kolam.

 

Setelah kegiatan selesai peserta didik berkumpul di lapangan untuk persiapan pulang dan pengumuman kelompok terbaik dalam mengikuti setiap permainan.

Dari serangkaian diatas, seluruh peserta didik merasa sangat gembira dan tertantang. Semoga dengan adanya kegiatan tersebut peserta didik menjadi lebih disiplin, mampu bekerjasama dan bertanggungjawab serta berani menghadapi tantangan.















Kejuaraan Pencak Silat Paku Bumi Open X

Kejuaraan Pencak Silat Paku Bumi Open X

Beberapa waktu ke belakang, tujuh pesilat SD Juara Bandung yang tergabung dalam ekskul pencak silat mengikuti kejuaraan Pencak Silat Paku Bumi Open X yang dilaksanakan di GOR Futsal ITB Jatinangor Kabupaten Sumedang.

SD Juara Bandung  mengikuti pertandingan di katagori tanding putra dan putri, dan kali ini  untuk tidak mengirim pesilat di katagori tunggal. Ada empat pesilat putra dan 3 pesilat putri yang dikirim. Pesilat putra adalah: Habib (kelas 3A), Azzam (3A), Kiano (Kelas 5), Fatih (kelas 6), sedangkan untuk pesilat putri diwakli oleh : Aisyah (kelas 4), Firyal (kelas 5) dan Azkia (kelas 6).

Kejuaraan pencal silat Paku Bumi Open X ini diikuti oleh pesilat mulai dari tingkat SD sampai Dewasa dari berbgaai daerah terutama di pulau Jawa. Penampilan pesilat-pesilat muda mengundang decak kagum penonton yang hadir langsung di lokasi. Hal tersebut memberikan harapan bahwa generasi muda bangsa Indonesia akan menjadi penerus dan penjaga warisan luhur bangsa ini. 

Hasil dari mengikuti kejuaraan Paku Bumi Open X ini alhamdulillah meraih satu emas dan 6 perak, berikut capaian perorangnya :  untuk mendali emas diraih oleh : Azkia. Untuk mendali perak diraih oleh : Azzam, Habib, Aisyah, Kiano, Firyal,  dan Fatih.

Mudah-mudahan hasil dari kejuaraan pencak silat Paku Bumi Open X ini memberikan pengalaman bagi pesilat-pesilat SD Juara Bandung dan menjadi sebuah motivasi untuk terus berprestasi.